Description
| Judul | : Hikayat Raja Banteng: Menguak Kembali Cerita Masa Lalu di Desa Kungkai |
| Penulis | : Umar Dani
Febrian Chandra |
| Tahun | : 2025 |
| Lokasi | : Merangin |
| ISBN | : On Process |
Buku ini merupakan karya literasi sejarah lisan yang berusaha merekonstruksi kembali warisan leluhur di Desa Kungkai, Kabupaten Merangin. Naskah ini bersumber dari cerita-cerita orang tua terdahulu, yang menceritakan peradaban kuno yang berakar kuat pada nilai adat dan agama. Inti cerita berpusat pada legenda Kerajaan Candu Bedah dan rajanya yang karismatik, yaitu Raja Banteng. Buku ini mengupas secara mendalam tentang struktur adat Datuk Nang Balimo serta hierarki kekerabatan nenek empat puyang delapan. Puncaknya adalah kisah Ekspedisi Raja Banteng, sebuah perjalanan sakral menyusuri sungai untuk menetapkan batas-batas wilayah negeri, yang kemudian melahirkan nama-nama tempat bersejarah seperti Teluk Luru, Sungai Mancur, dan mengukuhkan sumpah di Sungai Lingkat. Di samping itu, buku ini juga menjelaskan fondasi filosofi hidup masyarakat Kungkai, “Tali Undang Tambang Teliti” , yang diperkokoh oleh prinsip “Adat bersendi Syarak, Syarak bersendi Kitabullah”. Melalui penuturan otentik ini, pembaca diajak menyelami kearifan lokal yang tidak hanya mencakup hukum, tetapi juga mitologi, sumpah leluhur, hingga kisah tragis yang melahirkan penjaga keramat negeri.






Reviews
There are no reviews yet.